Selamat Datang di LINTAU : Nagari yang Dokek di Jaghi

Lintau merupakan sebuah daerah di Kab. Tanah Datar yang terdiri atas dua Kecamatan, yaitu : 1. Kec. Lintau Buo Utara, terdiri atas 5 nagari, yaitu Nagari Batu Bulek, Tanjuang Bonai, Balai Tongah, Topi Selo dan Nagari Lubuak Jantan. 2. Kec. Lintau Buo, terdiri atas 4 nagari, yaitu Nagari Buo, Pangian, Tigo Jangko dan Toluak. Terletak pada ketinggian antara 200 hingga 400 m di atas permukaan laut. Curah hujan di wilayah kecamatan ini rata-rata 172,06 mm3 per tahun dan merupakan daerah bayang-bayang hujan
Website : www.lintau.info | email : info@lintau.info | Kamus Lintau : kamus.lintau.info

Banyak Investor Lirik Potensi PLTMH di Lintau

Sekdakab Tanah Datar saat memberikan sambutan pada seminar ‘Sumber Air Masa Depan Lintau’ yang diadakan IKLB Kota Padang, Senin (24/4) di Hotel Daima, Padang. (ist)

PADANG – Sumber daya air di Lintau berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Saat ini, sudah ada satu investor yang tengah mengerjakan proyek PLTMH di aliran Batang Sinamar, yaitu PT Ikhwan Mega Power.

Menurut Sekda Kabupaten Tanah Datar, Drs.Hardiman, potensi listrik yang dihasilkan di lokasi itu sekitar 10 megawatt. Jika proyek PLTMH itu selesai, maka kawasan Lintau dan sekitarnya tidak akan kekurangan listrik lagi.

Investasi yang ditanamkan oleh PT Ikhwan Mega Power di Jorong Kalo-kalo, Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, bernilai ratusan miliar rupiah. Pengerjaannya sudah dimulai sejak tahun 2014, tapi masih ada persoalan yang tak kunjung selesai, terutama masalah lahan.

“Aturan saat ini, Pemda tak lagi punya kewenangan untuk pembebasahan lahan. Pihak yang bersangkutan (investor, red) harus langsung menyelesaikan pembebasan lahan dengan pemilik. Sementara, Pemda hanya memfasilitasi,” ujar Hardiman di sela acara pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) Kota Padang dan seminar ‘Sumber Air Masa Depan Lintau’, Senin (24/4) di Hotel Daima, Padang.

Hardiman menegaskan, proyek PLTMH  yang dilakukan oleh PT Ikhwan Mega Power tersebut harus selesai pada pertengahan tahun 2018. Karena jika tidak, itu akan menjadi imej buruk bagi investor ke depannya.

Selain PT Ikhwan Mega Power, menurut Hardiman, masih ada empat perusahaan lagi yang tertarik untuk masuk ke Lintau menanamkan investasi PLTMH.

Hal itu diakui Revalin Herdianto MSc PhD, pakar irigasi dari Politeknik Negeri Padang. Menurut Revalin yang sering mendampingi tim ke lapangan, memang ada potensi PLTMH yang dilirik investor di aliran Batang Sinamar. Lokasinya berada di bawah yang saat ini sedang dikerjakan dan potensi daya listrik yang dihasilkan tak sebesar yang dihasilkan di proyek PT Ikhwan Mega Power. Namun, karena masalah teknis dan lainnya, investor saat ini masih bersifat menunggu untuk perkembangannya. (rin)

Sumber : http://padangmedia.com/banyak-investor-lirik-potensi-pltmh-di-lintau/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


2 + 7 =