Selamat Datang di LINTAU : Nagari yang Dokek di Jaghi

Lintau merupakan sebuah daerah di Kab. Tanah Datar yang terdiri atas dua Kecamatan, yaitu : 1. Kec. Lintau Buo Utara, terdiri atas 5 nagari, yaitu Nagari Batu Bulek, Tanjuang Bonai, Balai Tongah, Topi Selo dan Nagari Lubuak Jantan. 2. Kec. Lintau Buo, terdiri atas 4 nagari, yaitu Nagari Buo, Pangian, Tigo Jangko dan Toluak. Terletak pada ketinggian antara 200 hingga 400 m di atas permukaan laut. Curah hujan di wilayah kecamatan ini rata-rata 172,06 mm3 per tahun dan merupakan daerah bayang-bayang hujan
Website : www.lintau.info | email : info@lintau.info | Kamus Lintau : kamus.lintau.info

Profil Nagari Batu Bulek

Profil Nagari Batu Bulek

Data Kekayaan Non Fisik

a) Kondisi Geografis
Nagari Batu Bulek memiliki wilayah seluas 11,5 Km2 , dengan ketinggian 500-900 meter dari atas permukaan laut, terdiri dari 9 jorong tepi setelah keluarnya UU Nomor 79 diciutkan menjadi 4 desa yaitu: Batu Bulek, Nan Tigo Alua, Kawai dan Marapalam. Adapun batas-batas wilayah nagari, adalah:
(1) Sebelah Utara        : Gunung Sago Kab.50 Kota
(2) Sebelah Selatan    : Balai Tangah
(3) Sebelah Barat        : Andaleh Baruah Bukik
(4) Sebelah Timur       : Tanjung Bonai

b) Asal-Usul
Ada dua pendapat yang mengatakan asal nagari Batu Bulek yaitu terdapat Batu Bulat yang berlokasi di Jorong Kawai kemudian versi ke dua berasal dari ” batu Baliek” ada sejumlah rombongan dari daerah Sungayang dalam rangka pengembangan wilayah, maka pada waktu itu mereka melihat batu bulat dari kejauhan kemudian mereka menghampiri tempat tersebut, ternyata juga terdapat sebuah ngarai yang bertepatan di Jorong Batu Bulat sekarang. Jadi setelah peristiwa tersebut semenjak pemerintahan Belanda, maka Jorong Batu Bulek di jadikan sebagai pusat sentral nagari (kantor wali nagari/KAN dan jorong).

c) Suku dan Pola Adat
Nagari Batu Bulek memakai pola adat ” Bodi caniago” , yang terbagi dalam 4 suku yaitu:
(1) Ninik mamak     : 185 orang dan 30 orang (talatak).
(2) Malin                    : Masing-masing suku
(3) Manti                    : Masing-masing suku
(4) Dubalang            : Masing-masing suku

d) Jenis kelengkapan adat lainnya, meliputi:
(1) ninik mamak       : 185 orang dan 30 orang ( talatak)
(2) malin                    :  masing-masing suku
(3) dubalang             : masing-masing suku

e) proses mewariskan adat istiadat
”talipek nan bakambang, hilang nan bacari, putuih nan bauleh”
Dengan sistem tali adat atau tali darah dengan prosedur Salingkuang Papan/ kaum kemudian suku baru dibawa atau disahkan secara nagari.

f) jenis-jenis kesenian yang ada di nagari yaitu:
(1) Talempong      : 4 group
(2) Pencak Silat    : 3 group
(3) Rebana            : Masing-masing sekolah

2) Data Kekayaan Fisik

a) Tempat Rekreasi di nagari Batu Bulek terdapat 1 lokasi, yakni di Pucuk Pato dalam bentuk ”Monumen Adat basandi Sara’, sara’ basandi Kitabullah. Sekarang masih dalam pembangunan dan pemeliharaannya dilakukan oleh pemda.

b) Situs Kebudayaan di nagari Batu Bulek ada 1 lokasi dalam bentuk kuburan Kapten Sing dari Belanda sewaktu terjadinya Perang Padri, yang berlokasi di Jorong Marapalam.

  • Data belum update